PONOROGO I desangrupit.id – Mendapat keamanan TNI/Polri serta Satpol PP, Pemerintah Desa (Pemdes) Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, akhirnya melaksanakan pembongkaran puluhan bangunan di Pasar Janti yang berdiri di tanah seluas kurang lebih 2000 meter, Selasa (26/8/2025).
Langkah tegas pemerintah desa Ngrupit ini di lakukan, lantaran pasar tradisional tersebut diduga kuat berubah fungsi menjadi lokasi praktik prostitusi. Selain itu sebelumnya dari pemerintah melalui Satpol PP Ponorogo juga sudah menutup tempat tersebut.

Kepala Desa Ngrupit, Suherwan, menjelaskan sedikitnya 35 bangunan pasar dibongkar. Menurutnya, langkah itu telah direncanakan sejak lama karena pasar sudah tidak lagi difungsikan sebagaimana mestinya.
“Pembongkaran ini hasil kesepakatan bersama pihak terkait, menyusul temuan pekerja warung yang positif HIV setelah skrining kesehatan beberapa waktu lalu,”terang Suherwan.
Ia menambahkan setelah pembongkaran, lokasi seluas kurang lebih 2000 meter ini di rencanakan akan di bangun res area dan sejumlah UMKM yang melengkapi.

Selain itu, dirinya juga akan terus berkolaburasi antara desa, lembaga-lrmbaga desa dan masyarakat setempat. “Pembongkaran ini sudah melalui kesepakatan bersama dan ditargetkan selesai dalam satu hari dengan melibatkan rekanan, ” tandasnya.
Kegiatan pembongkaran tersebut juga mendapat pengamanan dari TNI, Polri, dan Satpol PP. Pemerintah desa berharap, setelah pembongkaran, praktik prostitusi di wilayah tersebut tidak akan terulang lagi.
- Reporter : Media Center.












